WAJO — Kemarau Panjang, Pendistribusian bantuan air bersih terus ditingkatkan bagi masyarakat terdampak musim kemarau di wilayah Kabupaten Wajo.Memasuki hari ke-19, Personel Batalyon C Pelopor bersama Tim Terpadu Tanggap Bencana Kabupaten Wajo menyalurkan air bersih ke sejumlah wilayah, Senin (28/9/2026).
Kegiatan tersebut menyasar empat titik, yakni Desa Lagosi dan Desa Lapaukke, Kecamatan Pammana, serta Kelurahan Maddukkelleng dan Kelurahan Bulupabbulu, Kecamatan Tempe.
Secara keseluruhan, bantuan yang disalurkan mencapai 20.000 liter air bersih, masing-masing sebanyak 5.000 liter di setiap titik distribusi.
Danton 3 Ki 4 Batalyon C Pelopor, Ipda Talib, mengatakan pendistribusian air bersih merupakan bagian dari upaya bersama untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak kekeringan.
“Pendistribusian air bersih ini merupakan bentuk kepedulian dan upaya membantu masyarakat yang terdampak musim kemarau, khususnya di wilayah yang membutuhkan pasokan air bersih,” ujar Ipda Talib.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut dilaksanakan secara terpadu dengan melibatkan personel dari Batalyon C Pelopor, BPBD, Kodim 1406/Wajo, Polres Wajo, PMI, Damkar, Satpol PP, PDAM, Tagana, serta unsur terkait lainnya.
Pendistribusian dimulai dari Desa Lagosi sekitar pukul 09.35 Wita, kemudian dilanjutkan ke Desa Lapaukke pada pukul 10.40 Wita. Setelah istirahat, salat, dan makan (isoma), tim kembali menyalurkan air bersih di Kelurahan Maddukkelleng sekitar pukul 13.40 Wita dan Kelurahan Bulupabbulu sekitar pukul 16.05 Wita.
Salah seorang warga, Adnan, menyampaikan apresiasi atas bantuan air bersih yang diberikan kepada masyarakat. Menurutnya, distribusi air tersebut sangat membantu warga dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari di tengah kondisi kemarau.
“Kami sangat berterima kasih atas bantuan air bersih ini. Bantuan seperti ini sangat membantu masyarakat, terutama untuk memenuhi kebutuhan air sehari-hari,” kata Adnan.
Adnan berharap pendistribusian air bersih dapat terus dilakukan selama masyarakat masih mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air akibat musim kemarau.
Kegiatan pendistribusian air bersih hari ke-19 tersebut berakhir sekitar pukul 17.10 Wita. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar.




