Reses Dirga Dwi Putra Ashar di Padaelo, Warga Penrang Keluhkan Jalan, Drainase, dan Air Bersih

 


WAJO – Ratusan warga Desa Padaelo, Kecamatan Penrang, Kabupaten Wajo, menyampaikan aspirasi terkait perbaikan jalan, pembangunan drainase, dan pemenuhan kebutuhan air bersih saat menghadiri reses Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Wajo, Dirga Dwi Putra Ashar, Senin (26/10/2026).

Dalam kegiatan tersebut, legislator yang akrab disapa Dirga itu mendengarkan langsung berbagai keluhan dan kebutuhan mendesak masyarakat di daerah pemilihannya.

Reses berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kekeluargaan. Kegiatan ini turut dihadiri Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Penrang, Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Penrang, Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPRP Kabupaten Wajo, serta Kepala Desa Padaelo.

Dalam dialog bersama warga, terdapat tiga aspirasi utama yang menjadi perhatian, yakni perbaikan jalan utama desa, pembangunan drainase, dan penyediaan akses air bersih.

“Jalan intinya, Pak Dewan, drainase juga, sama air bersih. Itu yang paling kami rasakan setiap hari, apalagi sekarang musim kemarau,” ungkap salah seorang warga saat menyampaikan aspirasinya.

Menanggapi keluhan tersebut, politisi muda Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menegaskan bahwa aspirasi masyarakat Desa Padaelo menyangkut kebutuhan dasar yang perlu mendapat perhatian dan tindak lanjut dari pemerintah.

“Terima kasih atas sambutan hangat warga Padaelo. Saya datang bukan hanya untuk mendengar, tetapi juga mencatat dan mengawal aspirasi masyarakat. Jalan, drainase, dan air bersih adalah hak dasar warga. Ini bukan sekadar persoalan infrastruktur, tetapi juga menyangkut harkat hidup dan masa depan anak-anak kita,” ujar Dirga.

Ia menjelaskan, kehadiran perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD) teknis dalam kegiatan reses tersebut bertujuan agar aspirasi masyarakat dapat langsung dikomunikasikan kepada pihak yang berwenang.

“Kita sengaja menghadirkan OPD terkait agar tidak ada aspirasi yang berhenti di atas kertas. Insyaallah, apa yang kita dengar hari ini akan kita perjuangkan dalam pembahasan anggaran. Reses ini bukan sekadar seremonial, melainkan jembatan hati antara wakil rakyat dan rakyatnya,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Desa Padaelo mengapresiasi langkah Dirga yang dinilai aktif hadir di tengah masyarakat untuk mendengarkan langsung kebutuhan warga.

Menurutnya, kehadiran wakil rakyat dalam kegiatan reses memberikan ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan persoalan yang mereka hadapi sekaligus mempererat hubungan antara warga dan wakilnya di DPRD.

Kegiatan reses ditutup dengan doa bersama dan sesi foto bersama warga. Sejumlah warga masih terlihat berbincang santai dengan Dirga setelah acara berakhir, mencerminkan suasana keakraban yang terjalin selama kegiatan berlangsung.

Aspirasi yang disampaikan warga Desa Padaelo tersebut diharapkan dapat menjadi bahan perjuangan dalam pembahasan program pembangunan dan penganggaran di Kabupaten Wajo.

(Humas DPRD Wajo)

Lebih baru Lebih lama

Iklan Premium I


 

Iklan Premium II