WAJO — Gema Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H menggema di Masjid At-Taqwa Mapolres Wajo, Kamis (27/8/2026). Keluarga besar Polres Wajo larut dalam suasana religius untuk memperingati kelahiran Rasulullah SAW sekaligus menjadikan momentum tersebut sebagai sarana memperkuat iman, akhlak, kebersamaan dan semangat pengabdian kepada masyarakat.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WITA itu mengangkat tema “Dengan Meneladani Akhlak Rasulullah SAW, Melalui Polri Presisi Kita Wujudkan Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.”
Hikmah Maulid disampaikan Ustadz KM. H. Usman Pateha, S.Hi., M.Pd. Dalam tausiyahnya, ia mengajak seluruh personel Polres Wajo menjadikan Rasulullah Muhammad SAW sebagai teladan utama, terutama dalam menerapkan kejujuran, amanah, kesabaran, keadilan dan kepedulian terhadap sesama.
Kapolres Wajo AKBP Douglas Mahendrajaya, S.H., S.I.K., M.I.K., M.Tr.OPSLA menegaskan bahwa peringatan Maulid Nabi tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial semata.
Menurutnya, nilai-nilai yang diwariskan Rasulullah SAW harus mampu diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk ketika anggota Polri menjalankan tugas memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Keteladanan Rasulullah SAW harus kita implementasikan dalam kehidupan maupun pelaksanaan tugas. Nilai kejujuran, amanah, keadilan, kedisiplinan dan kepedulian sangat relevan dengan semangat Polri Presisi,” tegasnya.
Kapolres berharap momentum Maulid dapat menjadi ruang introspeksi bagi seluruh personel, sehingga setiap tugas yang dijalankan senantiasa dilandasi keikhlasan, tanggung jawab dan komitmen untuk memberikan pelayanan terbaik.
Ia juga mengingatkan bahwa kualitas pengabdian anggota Polri tidak hanya diukur dari kemampuan menjalankan tugas, tetapi juga dari sikap, perilaku dan akhlak ketika berinteraksi dengan masyarakat.
“Kita ingin kehadiran Polri benar-benar memberikan rasa aman, pelayanan dan manfaat bagi masyarakat. Karena itu, semangat pengabdian harus dibangun bersama dengan akhlak yang baik,” ujarnya.
Peringatan Maulid tersebut turut dihadiri Waka Polres Wajo Kompol H. Andi Syamsulipu, S.H., M.H., para Kabag, Kasat, Kasi, perwira, Bintara dan ASN Polres Wajo.
Para Kapolsek jajaran bersama personel masing-masing juga hadir dalam kegiatan tersebut. Begitu pula pengurus Bhayangkari Polres Wajo dan jajaran turut mengikuti rangkaian peringatan Maulid.
Tidak hanya berlangsung khidmat, suasana Maulid juga tampak semarak dengan hadirnya male, rangkaian telur hias yang disiapkan oleh masing-masing bagian, satuan, seksi dan Polsek jajaran.
Tradisi tersebut menjadi warna tersendiri dalam peringatan Maulid sekaligus menggambarkan kekompakan, gotong royong dan kebersamaan keluarga besar Polres Wajo.
Berbagai bentuk male yang menghiasi Masjid At-Taqwa seolah menjadi simbol bahwa semangat kebersamaan dapat tumbuh dari hal-hal sederhana ketika seluruh jajaran bersatu dalam kegiatan yang bernilai ibadah.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H pun meninggalkan pesan penting bagi seluruh keluarga besar Polres Wajo: mencintai Rasulullah SAW bukan sekadar mengenang kelahirannya, tetapi berusaha menghadirkan akhlak beliau dalam setiap langkah kehidupan.
Semangat itu diharapkan terus melekat dalam pelaksanaan tugas kepolisian, sehingga pengabdian yang diberikan kepada masyarakat semakin humanis, amanah, profesional dan berintegritas.
Dari Masjid At-Taqwa Mapolres Wajo, Maulid Nabi menjadi momentum memperkuat iman, merawat ukhuwah dan meneguhkan kembali komitmen Polri untuk hadir sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat.




