Hari Kedua, Tim Terpadu Salurkan 35 Ribu Liter Air Bersih ke Tujuh Desa di Tanasitolo


WAJO
— Dampak musim kemarau masih dirasakan masyarakat di sejumlah wilayah Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan. Untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih warga, personel Batalyon C Pelopor bersama Tim Terpadu Tanggap Bencana Kabupaten Wajo kembali menyalurkan bantuan air bersih pada Jumat (11/9/2026).

Pada rangkaian hari kedua tersebut, distribusi air bersih menyasar tujuh desa di Kecamatan Tanasitolo, yakni Desa Mario, Waetou, Nepo, Pakkanna, Assorajang, Palippu dan Pajalele.

Kegiatan tersebut melibatkan personel Batalyon C Pelopor, BPBD Kabupaten Wajo, Kodim 1406/Wajo, PMI, Damkar, Satpol PP, PDAM Kabupaten Wajo, serta unsur pendukung lainnya.

Danton 3 Kompi 4 Batalyon C Pelopor, Ipda Talib, mengatakan pendistribusian air bersih dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air akibat kondisi kemarau.

“Pendistribusian ini merupakan bentuk kepedulian kami bersama Tim Terpadu Tanggap Bencana Kabupaten Wajo untuk membantu masyarakat yang terdampak kekeringan, khususnya dalam memenuhi kebutuhan air bersih,” ujar Ipda Talib.

Menurutnya, pendistribusian dilakukan secara bertahap dengan menyasar wilayah yang membutuhkan pasokan air bersih. Personel juga memastikan proses penyaluran berjalan tertib dan bantuan dapat diterima masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, tim menggunakan satu unit kendaraan Water Canon Batalyon C Pelopor serta dua unit mobil tangki PDAM Kabupaten Wajo.

Adapun distribusi air bersih di Desa Mario menyasar 50 rumah dengan 63 kepala keluarga atau 152 jiwa. Sebanyak 5.000 liter air disalurkan menggunakan mobil tangki PDAM.

Selanjutnya di Desa Waetou, bantuan diberikan kepada warga dari 45 rumah yang dihuni 75 kepala keluarga atau 247 jiwa, dengan distribusi sebanyak 5.000 liter air.

Di Desa Nepo, sebanyak 20 rumah yang dihuni 30 kepala keluarga atau 90 jiwa mendapat pasokan 5.000 liter air menggunakan mobil Water Canon Batalyon C Pelopor.

Sementara di Desa Pakkanna, bantuan air bersih sebanyak 5.000 liter disalurkan kepada 15 rumah dengan 15 kepala keluarga atau 90 jiwa.

Distribusi kemudian dilanjutkan ke Desa Assorajang dengan sasaran 18 rumah, 21 kepala keluarga dan 48 jiwa. Sebanyak 5.000 liter air disalurkan menggunakan mobil tangki PDAM.

Di Desa Palippu, bantuan air bersih sebanyak 5.000 liter disalurkan kepada warga dari 46 rumah yang terdiri atas 61 kepala keluarga atau 251 jiwa.

Terakhir, distribusi dilakukan di Desa Pajalele dengan sasaran 20 rumah, 23 kepala keluarga dan 69 jiwa. Sebanyak 5.000 liter air bersih disalurkan menggunakan mobil tangki PDAM Kabupaten Wajo.

Secara keseluruhan, pada rangkaian hari kedua tersebut tim menyalurkan sekitar 35.000 liter air bersih kepada masyarakat terdampak kekeringan di tujuh desa.

Ipda Talib menambahkan, kegiatan pendistribusian akan terus dilakukan sesuai kebutuhan dan kondisi di lapangan sebagai bagian dari upaya membantu masyarakat menghadapi dampak musim kemarau.

“Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan kebutuhan masyarakat. Kami juga mengimbau warga untuk menggunakan air secara bijak selama kondisi kemarau masih berlangsung,” katanya.

Rangkaian kegiatan diawali apel pengecekan personel pada pukul 08.14 Wita sebelum tim bergerak menuju lokasi pendistribusian. Distribusi berlangsung sejak pagi hingga sore hari dan berakhir sekitar pukul 18.27 Wita.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib dan lancar. Masyarakat di sejumlah lokasi juga menyambut baik bantuan tersebut serta menyampaikan apresiasi atas kepedulian tim dalam membantu memenuhi kebutuhan air bersih di tengah kondisi kekeringan.

Lebih baru Lebih lama

Iklan Utama


 

Iklan Premium