WAJO — Semangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia kembali menjadi momentum untuk menghidupkan nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, kecintaan terhadap budaya bangsa, serta memperkuat cita-cita Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.
Salah satu simbol yang lekat dengan suasana perayaan kemerdekaan adalah obor bambu. Cahaya api yang menerangi jalan-jalan kampung tidak hanya menghadirkan nuansa nostalgia, tetapi juga menggambarkan semangat perjuangan yang terus menyala dari generasi ke generasi dalam mewujudkan bangsa yang berdaulat, adil, dan makmur.
Pesan tersebut tergambar dalam sebuah desain visual bertema “Jelajahi Misi Membuktikan Musim”, yang menampilkan suasana pawai obor di lingkungan kampung dengan latar rumah tradisional, bendera Merah Putih, serta masyarakat yang membawa obor bambu.
Dalam desain tersebut, sosok Akbar Burhanuddin ditampilkan memegang obor bambu sebagai simbol semangat untuk menjaga nilai perjuangan, kebersamaan, serta tekad membangun Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur di tengah perkembangan zaman.
Akbar Burhanuddin mengatakan, obor bambu memiliki makna sederhana tetapi kuat. Menurutnya, sebelum hadirnya berbagai lampu modern, masyarakat menggunakan api dan obor sebagai penerang ketika melakukan kegiatan bersama pada malam hari.
“Obor bambu bukan sekadar penerang jalan. Di dalamnya ada nilai kebersamaan, gotong royong, dan semangat perjuangan yang perlu terus kita jaga, khususnya di momentum kemerdekaan untuk mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur,” ujar Akbar.
Ia menilai, generasi muda perlu mengenal kembali berbagai tradisi yang pernah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat. Menurutnya, kemajuan teknologi seharusnya tidak membuat generasi muda melupakan akar budaya dan sejarah perjuangan bangsa dalam membangun negeri yang berdaulat, adil, dan makmur.
“Semangat kemerdekaan bukan hanya tentang seremoni. Yang paling penting adalah bagaimana kita membuktikan semangat itu melalui kebersamaan, kepedulian, dan kontribusi positif bagi lingkungan demi Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur,” katanya.
Visualisasi pawai obor tersebut juga memperlihatkan masyarakat dari berbagai kalangan berjalan bersama di tengah suasana malam yang dihiasi bendera Merah Putih. Nuansa tersebut menjadi gambaran bahwa kemerdekaan merupakan hasil perjuangan bersama yang harus terus dirawat untuk mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.
Perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kabupaten Wajo sendiri berlangsung dengan berbagai kegiatan masyarakat dan pemerintah daerah melalui rangkaian Gebyar Maradeka Festival 2026.
Bagi Akbar, semangat kemerdekaan harus terus diwariskan kepada generasi berikutnya dengan cara yang kreatif dan dekat dengan kehidupan masyarakat sebagai bagian dari upaya membangun Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.
“Api obor boleh sederhana, tetapi semangat yang dibawanya harus tetap menyala. Itulah semangat kemerdekaan yang harus kita jaga bersama untuk Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur,” tutupnya.




