Cekcok di Sawah Berujung Duel Parang, Dua Petani di Gilireng Terluka


WAJO — Cekcok antara dua petani di area persawahan Kecamatan Gilireng, Kabupaten Wajo, berujung perkelahian menggunakan parang, Selasa (18/8/2026) sekitar pukul 17.30 Wita. Keduanya mengalami luka akibat benda tajam dan harus mendapat perawatan medis.

Kedua petani tersebut berinisial AR (55), warga Dusun Laropo, Desa Lamata, dan RM (57), warga Dusun Alelimpo, Desa Polewalie, Kecamatan Gilireng.

AR mengalami luka pada pergelangan tangan dan punggung sebelah kiri hingga dirujuk ke RS Nenek Mallomo, Sidrap. Sementara RM mengalami luka di kepala, punggung, dan jari tangan kiri sebelum dirujuk ke RSUD Lamaddukelleng Sengkang.

Peristiwa tersebut diduga bermula saat AR dan RM bertemu di area persawahan. Keduanya kemudian terlibat cekcok yang berujung pada perkelahian menggunakan parang. Hingga kini, penyebab cekcok antara keduanya belum diketahui dan masih dalam pendalaman polisi.

Mendapat laporan kejadian, personel Polsek Gilireng bersama URC Resmob Polres Wajo langsung turun ke lokasi. Polisi juga melakukan pendekatan terhadap keluarga kedua pihak untuk mencegah terjadinya aksi lanjutan.

Kapolsek Gilireng AKP Bachri mengatakan, pihaknya masih mendalami penyebab dan kronologi lengkap kejadian tersebut.

“Kami mengimbau keluarga kedua belah pihak agar tidak melakukan tindakan yang dapat memperkeruh keadaan dan menyerahkan penanganannya kepada pihak kepolisian,” ujar AKP Bachri.

Kasus tersebut kini dalam penanganan dan pendalaman pihak kepolisian.

Lebih baru Lebih lama

Iklan Utama


 

Iklan Premium